Selasa, 18 Oktober 2016

Ciri Ciri Atau Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Ciri Ciri Atau Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening perlu diketahui untuk mempermudah Anda dalam mendeteksi penyakit kanker kelenjar getah bening. Dengan mengetahui gejalanya, Anda bisa lebih mudah untuk mencegah kanker kelenjar getah bening.

Kanker kelenjar getah bening adalah jenis kanker yang mempengaruhi sistem getah bening, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Ada berbagai jenis kanker kelenjar getah bening, termasuk Hodgkin dan non-Hodgkin. Karena gejala yang berhubungan dengan kanker kelenjar getah bening tidak sangat berbeda dari kondisi medis lainnya, mungkin sedikit sulit untuk mendiagnosa penyakit ini. Inilah alasan mengapa penting untuk mengetahui tanda-tanda dari kanker kelenjar getah bening.

Penyakit kanker kelenjar getah bening umumnya dimulai dengan adanya pembengkakan tanpa rasa sakit di kelenjar getah bening, masalah yang dikenal sebagai limfadenopati. Pembengkakan dapat muncul di berbagai bagian tubuh, namun yang paling umum adalah di leher dan ketiak, juga di kaki, pergelangan kaki, atau perut. Dalam beberapa kasus, pembengkakan kadang tidak terlihat, tetapi keluhan lainnya yang jelas dirasakan pasien, termasuk infeksi dingin atau gangguan pernapasan secara terus menerus.

Selain pembengkakan, ada tanda-tanda lain yang mungkin menunjukkan adanya kanker kelenjar getah bening stadium awal. Biasanya pasien tidak mengalami rasa sakit, tetapi mereka merasakan ketidaknyamanan lain, termasuk keringat malam, menggigil atau demam, penurunan berat badan yang tak terduga, kehilangan nafsu makan, kekurangan energi atau kelelahan, gatal atau ruam, batuk, kesulitan bernafas, amandel membesar, atau sakit kepala.


Jika pasien mengalami gejala-gejala tersebut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap, mencari pembengkakan kelenjar getah bening tidak terdeteksi atau cairan abnormal dalam tubuh. Pasien biasanya ditanya tentang rasa sakit, kelelahan, atau kelumpuhan, yang dapat terjadi sebagai akibat dari kelenjar getah bening yang bengkak yang mempengaruhi saraf sumsum tulang belakang. Selain itu, dokter akan mencari organ membesar internal dan biopsi, tes darah, rontgen, dan evaluasi sumsum tulang juga dapat diminta.

Secara keseluruhan, gejala kanker kelenjar getah bening meliputi:

  • Pembengkakan tanpa rasa sakit di kelenjar getah bening
  • Menggigil
  • Demam berulang dan keringat berlebihan di malam hari
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Kehilangan selera makan
  • Kelelahan terus-menerus dan kekurangan energi
  • Sesak napas dan batuk
  • Gatal  atau ruam terus-menerus di seluruh tubuh tanpa sebab yang jelas
  • Pembesaran tonsil (amandel)
  • Sakit kepala


Itulah gejala yang biasanya menyertai penyakit kanker kelenjar getah bening.

Dalam kasus yang lebih serius, gejala umumnya lebih parah. Pasien mungkin mulai mengalami rasa sakit di kelenjar getah bening yang sebelumnya tidak menyakitkan, terutama ketika minum alkohol. Ketika kanker kelenjar getah bening mempengaruhi perut, usus, atau jaringan limfatik perut, pasien mungkin merasakan tekanan, rasa sakit, atau mengalami diare atau gangguan pencernaan karena akumulasi cairan dan pembengkakan di usus. Tekanan yang disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening di pembuluh darah dapat menyebabkan pembengkakan, nyeri, mati rasa, atau kesemutan dalam saraf.

Berbagai gejala tersebut bisa Anda hindari dengan selalu menjaga kesehatan. Menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan cara menjalani pola hidup sehat dan teratur dalam berolahraga. Jangan lupa juga perhatikan makanan yang Anda konsumsi, jangan sampai Anda mengkonsumsi makanan yang tidak sehat yang akhirnya bisa menyebabkan Anda menderita suatu penyakit, seperti kanker kelenjar getah bening.




Created by : Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar